Tanjung Redeb – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau menggelar rapat koordinasi bersama pelaku usaha jasa pariwisata serta Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Berau pada Kamis (5/3/2026) di Ruang Rapat Disbudpar Berau. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Berau.
Rapat yang dihadiri sekitar 30 peserta tersebut melibatkan unsur Disbudpar, pengurus PHRI, serta perwakilan manajemen hotel dan restoran di Kabupaten Berau. Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa sektor pariwisata merupakan salah satu sektor strategis yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sehingga diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha guna meningkatkan kualitas layanan serta daya saing pariwisata Berau.
Dalam pemaparan materi dijelaskan konsep pembangunan pariwisata yang meliputi enam unsur utama yaitu atraksi, aksesibilitas, akomodasi, amenitas, aktivitas, serta akselerasi. Usaha akomodasi dan restoran dinilai memiliki peran penting dalam memberikan layanan kepada wisatawan sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Melalui forum diskusi, sejumlah masukan juga disampaikan oleh para pelaku usaha, di antaranya terkait pentingnya ketersediaan informasi daya tarik wisata, kebutuhan tenaga pemandu wisata di dalam kota, peningkatan kapasitas sumber daya manusia pariwisata, hingga perlunya peningkatan promosi pariwisata daerah.
Sebagai tindak lanjut, beberapa langkah strategis disepakati dalam rapat tersebut, di antaranya pelaksanaan Musyawarah Cabang PHRI Kabupaten Berau pada April 2026, peningkatan koordinasi terkait pelaporan kunjungan wisatawan, serta rencana kerja sama antara Disbudpar dan PHRI melalui penandatanganan nota kesepahaman. Selain itu, Disbudpar Berau juga merencanakan berbagai program peningkatan kapasitas sumber daya manusia pariwisata, seperti pelatihan bahasa asing dan sertifikasi bidang pariwisata.
Melalui rapat koordinasi ini diharapkan terbangun komunikasi dan kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan pelaku usaha, sehingga pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Berau dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.




